You are currently viewing 5 Hal yang Membuatmu Keren Jadi Generasi 90an
Freepik

5 Hal yang Membuatmu Keren Jadi Generasi 90an

generasi 90an

Besar sebagai generasi 90an, saya lewati dengan banyak dinamika kehidupan yang menurut saya keren atau lucu bagi orang yang datang kemudian (zaman now). Kenapa keren, karena pada saat itu perkembangan teknologi ada, tapi tidak sepesat seperti saat ini yang membuat ruang lingkup kehidupan saat itu terbatas, tapi tidak membatasi manusia untuk berkarya. Hal-hal keren apa saja yang ngetrend pada era itu?.

1.  Komunikasi dan Korespondensi.

Belum adanya media komunikasi yang mumpuni membuat sebagian besar bidang kehidupan memakai surat untuk berkirim pesan bahkan saat hendak mengutarakan cinta juga memakai surat, makanya ada istilah “surat cinta”. Walaupun ada telepon rumah/kantor tapi tidak semua orang punya kemampuan untuk memiliki telepon di rumah-rumah mereka, karena telepon bagi sebagian orang merupakan barang yang mewah, sehingga banyak orang memanfaatkan telepon umum ataupun wartel (warung telepon) yang bertebaran di pinggir jalan.

Baru pada akhir 90an munculah Pager yang hanya memberikan layanan pesan singkat tapi tidak bertahan lama karena langsung digeser dengan keberadaan Handphone.

2.  Hiburan.

charlieexe.deviantart.com “Nirvana dan Perubahan Musik Dunia” https://www.kompasiana.com/scoundrellis/

Musik 90an diputar dengan media kaset pada Radio/Tape. Ada lima tombol utama pada Tape yaitu Play, Forward, Rewind, Record dan Eject. Kaset terdiri dari dua sisi, side A dan side B. Terkadang yang menyebalkan ketika pita kaset itu kusut kita harus mengurainya dengan sabar dan telaten. Program acara TV juga turut mendukung penikmat musik kala itu seperti kolaborasi antara MTV dengan ANTV. Beragam genre yang booming pada saat itu mulai dari Grunge dengan Band asal Seatle yaitu Nirvana yang mempopulerkannya, Rock Alternative dengan banyak nama Band Pengusungnya seperti Smashing Pumpkins, Garbage, Blur, Silverchair dan lainnya. Musik Indonesia saat itu didominasi oleh Band Dewa19, Padi, Sheila on 7 dan Slank. Band Indi juga mulai menampakan eksistensinya di Indonesia dengan Pure Saturday yang ngeHits pada saat itu. Tak luput dari perhatian genre SKA juga bergeliat di tanah air dengan Band pionir nya yaitu Tipe-X. Jika ingin bernostalgia dengan musik retro ada Naif dan Club 80s. Memang menurut kacamata saya pada saat itu adalah zaman keemasan dari Grup Band yang menjamur di berbagai genre.

Acara televisi pada saat itu masyarakat khususnya di kota besar perlahan mulai beralih dari televisi negeri ke televisi swasta yang mulai bermunculan menghiasi layar kaca. Serial TV luar negeri yang paling top saat itu seperti Knight Rider, McGyver dan Baywatch. Dan Film seri Indonesia yang selalu dinanti-nanti setiap seminggu sekali adalah Si Doel Anak Sekolahan yang merupakan film situasi komedi yang tidak bosan untuk ditonton. Sedangkan anak-anak dengan senangnya di setiap hari minggu pagi menonton film Satria Baja Hitam dan Doraemon yang pemerannya tetap awet muda tidak berubah sampai saat ini tetap menjadi anak-anak. Untuk Film layar lebar Indonesia saat itu sayangnya sedang mati suri, di Bioskop hanya terpampang poster film-film bernuansa dewasa.

Permainan tradisional masih dilestarikan di zaman itu seperti Main benteng, Kasti, Kelereng dan sebagainya yang membuat aktifitas bermain menjadi sangat menyenangkan dengan sociability yang baik pula dengan teman-teman sepermainan. Adanya siaran film anime Jepang di salah satu TV swasta turut meledakan kegemaran bagi anak-anak untuk bermain mobil-mobilan rakitan (Tamiya). Saya juga tidak ketinggalan untuk dapat memiliki koleksi mobil Tamiya itu dan bermain dengan teman-teman, seolah-olah saya saat itu menjadi tokoh pemeran utama di film anime tersebut. Generasi 90an memang generasi peralihan dari masa tradisional ke masa digital sehingga permainan saat itu terkesan unik dan menarik untuk diperbincangkan.

Sekarang giliran permainan digital yang saya bahas. Game yang biasa dimainkan sehari-hari adalah Game Watch (baca: Gimbot) portable seperti Tetris, kungfu, tembak-tembakan dan Tamagotchi. Bahkan di sekolah pada waktu istirahat, anak-anak ramai mengunjungi abang-abang yang menyewakan Gimbot sekedar untuk dimainkan beberapa menit saja. Untuk game konsol yang bisa dipakai melalui TV yang populer seperti Nintendo dan Sega dengan game Mario Bros dan Contra yang banyak disukai anak-anak.

3.  Pendidikan dan Teknologi.

Hal yang saya ingat terkait dengan kurikulum sekolah memakai sistem caturwulan dimana tahun ajaran dibagi menjadi tiga sesi, yaitu caturwulan I, II, dan III. Dan harus menempuh ujian sebanyak tiga kali setiap empat bulan. Setelah selesai ujian pasti libur, jadi selama satu tahun banyak waktu liburan dipakai untuk bermain, berkunjung (mudik) dan lainnya yang membuat kita tidak bosan. Untuk lebih jelasnya silahkan baca lieratur dari https://www.ruangguru.com/blog/nostalgia-anak-generasi-90an.

Saya baru mengenal teknologi (komputer) saat memasuki jenjang pendidikan SMA dalam salah satu ekstra kulikulernya. Dengan tampilan DOS dan bahasa (rumus) yang menurut saya tidak user friendly akhirnya saya malas dan tidak melanjutkan pembelajaran ekskul di sekolah tapi saya beralih kepada sistem operasi yang lebih baik yaitu Komputer Windows 98 yang waktu itu dihibahkan oleh orangtua saya untuk belajar di rumah. Alat untuk menyimpan data hanyalah sebuah Disket yang kapasitasnya cuma 1.4 mb saja.

4.  Gaya Hidup.

Pada awal hingga pertengahan 90an gaya berpakaian kawula muda pada saat itu masih didominasi dengan baju/kaos yang agak lebar dengan kaos kaki panjang putih yang dipakai untuk ke sekolah dan sepatu Warior. Sepatu lain yang trending yaitu sepatu L.A Gear yang bisa menyala saat diinjak, Sepatu Dok Mart dan Pacalolo.

Baru pada akhir 90an pakaian sudah mulai minim/junkies. Sehingga ada kelakar yang lucu yang mengatakan bahwa anak sekolah yang memakai baju junkies sebenarnya yang dipakai adalah baju adiknya sendiri karena saking sempit dan pendeknya baju-baju mereka.

Gaya potongan rambut bagi kaum Adam saat itu kebanyakan rambutnya dibagi dua belah tengah mirip artis-artis mandarin seperti Andi Lau, jika tidak suka gaya itu bisa memakai gaya jambul Tintin. Sedangkan bagi kaum Hawa gaya rambut pendek Demi More sedang digandrungi kala itu kemudian beralih ke model Shagy yang terkesan acak-acakan tapi tetap keren.

Media sebagai rujukan Trend Setter selain program televisi swasta seperti Planet Remaja juga ada media cetak seperti Majalah Aneka, Gadis, Hai dan sebagainya.

5.  Kendaraan.

Saya waktu SD memiliki sepeda pertama saya yaitu BMX, jatuh bangun bersama teman seperjuangan agar dapat menaiki sepeda dengan mahir. Seiring perkembangan zaman BMX mulai ditinggalkan dan beralih ke sepeda Federal. Untuk akomodasi sehari-hari ke sekolah menggunakan jemputan dengan mobil colt minibus sebelum akhirnya berani untuk naik angkot sendiri atau bersama teman-teman. kadang kala suka juga berjalan kaki melewati pematang sawah setelah pulang sekolah, karena jarak sekolah dasar saya tidak terlalu jauh dan berada di pinggiran Ibukota.

Sepeda motor dan mobil kala itu kuantitas nya belum banyak seperti sekarang sehingga jarang didapati kemacetan. Itu hanya sedikit dari kenangan yang terekam di memori saya dari banyak hal keren lainnya yang terjadi pada era 90an.

Jadi apakah kamu juga termasuk dari Generasi 90an atau pecinta 90’s. Yuk bagikan Hal seru lainnya di kolom komentar.

This Post Has 26 Comments

  1. Avatar
    thya

    Sebagai generasi 90an, kalau menurut saya yang paling berkesan adalah permainannya. Dulu banyak banget permaina seru, seperti petak umpet, taplak, benteng, dll yang sudah jarang ditemukan di era sekarang.

    1. Herijo
      Herijo

      Thats right, saat ini diperlukan gerakan untuk melestarikan permainan tradisional agar tidak punah karena banyak manfaatnya bagi anak.

  2. Avatar
    bobby

    iya saya waktu SD punya sepeda BMX merk Wym Cycle warnanya biru terang. keren sih karena kebanyakan masih pakai sepeda gunung yang fix steel. sepeda BMX saya udah pakai cakram malah remnya. keren juga ya dulu. thanks to my parent.

    1. Herijo
      Herijo

      BMX saya juga warna biru mas tapi saya lupa mereknya.

  3. Avatar
    Ditulis.ID

    wah bikin jadi nostalgia masa-masa dlu dimana tanpa gadget dan internet pun bisa bahagia

  4. Avatar
    amaterasublog

    Musik 90an yang saya selalu putar dengan media kaset adalah musik-musik grunge dan Nivana salah satu musik favoritku. #nostalgia90an

    1. Herijo
      Herijo

      Saya mulai denger Nirvana pada saat SMP karena sering tukeran kaset ama temen.

  5. Avatar
    Fahal

    Sekarang saya tau beberapa hal untuk menjadi keren pada generasi 90, soalnya saya pada generasi tersebut belum lahir hehe

  6. Avatar
    Yonal Regen

    Cung nih generasi 90-an. Dulu saya penikmat MTV, zaman-zamannya Sarah sechan, Nadya Hutagalung, dan Jamie Aditya. So memorable

    1. Herijo
      Herijo

      Tontonan wajib kawula muda jaman itu, yang saya tunggu biasanya MTV Alternative Nation.

  7. Avatar
    Rendi Riansyah

    Siapa disini yang generasi 90 an? Mau kumpul dulu sama satu angkatan nih, untuk nostalgia. Hehe

  8. Avatar
    Ice Cream

    dari yang masnya sebutin yang masih saya rasakan keberadaan kaset tape yang harus digulung pas kusut, sama rame2 naik sepeda pas berangkat sekolah.

    beda sama sekarang yang semuanya dimudahkan dengan teknologi,

  9. Avatar
    Dinda

    Paling kangen surat-suratan sama temen sekolah. Padahal ya duduknya di depan bangku.. 🤣
    Kalau jaman sekarang anak sekolah tanyanya “kamu punya WA nggak?” Kalau zaman dulu “eh, isi diary aku dong” Jauhhhh sekali bang.. 🤭

    1. Herijo
      Herijo

      Saya juga punya diary berisi catetan profil temen temen dari SD, tapi entah kemana sekarang. mungkin udah jadi bungkus tukang gorengan. hi..hi.

  10. Avatar
    Ikfi

    Tulisannya ngajak pembaca generasi 90-an buat nostalgia. Yaaampun jadi kangen masa kecil. Zaman surat-suratan sama temen SD bahkan masih saya simpen haha. Tapi saya kayaknya ngga ngalamin sistem caturwulan. Itu mulai ganti ke semester ganjil sama genap tahun berapa ya?

    1. Herijo
      Herijo

      Seinget saya sampe SMA di akhir 90an masih make Cawu. Mulai pake semester pas kuliah.

  11. Avatar
    Samleinad

    Sampe sekarang saya masih menyimpan kaset-kaset musik. Kondisinya tak terawat, sama seperti tape recorder yg sekarang nggak dipergunakan lagi.

  12. Avatar
    Jihan

    Hahaha kenapa ada nirvana yaak tapi iya sih bener dulu emang itu jadi grup musik thebest lohh wkwkw
    aku masih inget beberapa musiknya tp dah lupa sama liriknya. aih jadi nostalgia yaa 😀

  13. Avatar
    KA Pamungkas

    Haha, jadi nostalgia banget nih. Banyak banget yang ditulis disini relevan sama saya. Mulai dari potongan rambut belah tengah yang sekarang malah pingin tak ulangi lagi dan pernah punya mobil tamiya the one and only “Sonic Saber”. Rombongan naik sepeda onthel buat ke sekolah dan harus berangkat pagi habis subuh. Hahaha, makasih sudah membawa saya nostalgia masa-masa itu.

  14. Avatar
    Nova Violita

    waaa sepeda bmx kenangan banget. Pergi dan pulang sekolah berdiri dibelakang kakak..ku. terus pas smp naik sepeda federal…
    seru banget pergi sekolah naik sepeda rame2

  15. Avatar
    Phaiyw

    Aku sebagai generasi 90an ngerasain banget untuk perubahan teknologi, dari yang pake kaset kusut itu. Benrlar banget, jadi inget side A side B wkwk.

    Baca inj jadi nostalgia aku.

  16. Avatar

    Walaupun bukan anak 90-an tapi jadi tau nih dari artikel ini. Ada ala2 junkies yg bahkan aku baru tau istilah ini. Hemm, jadi pengen kembali ke 90an dan ikutin trend nya hehe. Keren banget nih artikelnya. Bikin aku ngiri sama orang2 90an. Hehe

    1. Herijo
      Herijo

      Coba bisa kembali ke masa itu pake mesin waktu Doraemon ya kak, pasti seru.

  17. Avatar
    Shalvia

    Wah, ga pernah mengalami zaman ini, tapi kalau didenger2 rasanya seru juga yaa. Main tamagochi juga ga Pak? Hehehe

  18. Avatar
    Nova Violita

    tape recorder lah yang jadi hiburan.. pagi2 dengerin kaset kesayangan…barang mewah pada zamannya..

  19. Avatar
    Teddy

    Untuk saya yang lahir di tahun 1999 memang benar sih dan masih ada yang beberapa saya rasakan saat masih kanak-kanak. Nostalgia sekali deh pokoknya, main game, suasana ramadhan, jalaan ke Mall, dan lainnya di masa itu memang beda banget.

    Terima Kasih Bang

Tinggalkan Balasan